Wisata Kuliner Surabaya: 12 Tempat Makan Legendaris yang Wajib Dicoba

Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, bukan hanya dikenal sebagai kota pahlawan, pusat bisnis, dan pendidikan, tetapi juga sebagai surga kuliner. Sebagai melting pot dari berbagai budaya Jawa, Madura, Tionghoa, hingga Arab, kuliner Surabaya sangat kaya rasa. Dari makanan kaki lima hingga restoran tua yang bertahan puluhan tahun, selalu ada cerita menarik di balik setiap sajian.

Kalau kamu sedang berkunjung ke Surabaya, jangan hanya mampir ke mal atau tempat wisata kota. Pastikan kamu juga menjelajah tempat makan legendaris di Surabaya yang sudah eksis puluhan tahun dan selalu ramai pengunjung. Berikut 12 destinasi kuliner legendaris yang wajib kamu coba!

1. Rawon Setan Mbak Endang

Kalau bicara kuliner legendaris Surabaya, nama Rawon Setan pasti masuk daftar pertama. Disebut “setan” karena warung ini dulu bukanya tengah malam, sehingga jadi langganan orang-orang yang kelaparan selepas nongkrong.

Rawon Setan Mbak Endang terkenal dengan potongan daging sapi besar dan kuah rawon yang pekat serta gurih. Disajikan dengan tauge pendek, sambal, dan kerupuk, seporsi rawon di sini bisa bikin ketagihan.

📍 Lokasi: Jl. Embong Malang, Surabaya
🔗 Referensi Rawon Setan

2. Lontong Balap Pak Gendut

Lontong Balap adalah makanan khas Surabaya yang wajib dicoba. Nah, salah satu yang paling terkenal adalah Lontong Balap Pak Gendut yang sudah berjualan sejak 1958.

Isinya sederhana: lontong, tauge, tahu goreng, lentho (perkedel kacang tolo), sambal, dan kuah kecap gurih. Sepintas terlihat ringan, tapi porsinya cukup bikin kenyang. Sensasi segar dari tauge dan pedasnya sambal bikin makanan ini khas banget.

📍 Lokasi: Jl. Prof. Dr. Moestopo, Surabaya

3. Sate Klopo Ondomohen

Kalau sate biasanya berbahan dasar daging ayam atau kambing, di Surabaya ada sate unik bernama Sate Klopo. Bedanya, sate ini dibalur dengan parutan kelapa sangrai sebelum dibakar.

Sate Klopo Ondomohen adalah pelopornya sejak 1945. Daging sapi empuk dengan aroma kelapa sangrai menciptakan rasa gurih yang khas. Disajikan dengan lontong dan bumbu kacang yang kental, sate ini jadi favorit banyak orang, termasuk wisatawan luar kota.

📍 Lokasi: Jl. Walikota Mustajab, Surabaya
🔗 Liputan Sate Klopo Ondomohen

4. Tahu Tek Pak Jayen

Kuliner malam Surabaya identik dengan tahu tek, yaitu tahu goreng yang dipotong dengan gunting lalu disiram bumbu kacang petis. Salah satu yang paling populer adalah Tahu Tek Pak Jayen.

Bumbu kacangnya kental, berpadu dengan petis udang khas Surabaya yang bikin rasanya makin mantap. Isinya ada tahu goreng, kentang, lontong, tauge, dan kerupuk. Kalau makan di sini, jangan lupa pesan level pedas sesuai selera.

📍 Lokasi: Jl. Dharmahusada, Surabaya

5. Soto Ambengan Pak Sadi

Soto ayam bisa ditemukan di banyak tempat, tapi Soto Ambengan Pak Sadi punya ciri khas tersendiri, yaitu taburan koya (campuran kerupuk udang dan bawang putih goreng).

Sotonya berkuah kuning dengan suwiran ayam kampung, bihun, telur, dan perkedel. Ditambah koya dan sambal, rasanya semakin gurih dan segar. Soto Ambengan Pak Sadi sudah berdiri sejak 1970-an dan kini punya banyak cabang.

📍 Lokasi: Jl. Ambengan No.3A, Surabaya

6. Sego Sambel Mak Yeye

Pencinta makanan pedas wajib ke Sego Sambel Mak Yeye. Warung legendaris ini buka malam hari hingga dini hari, jadi pas buat penggila kuliner malam.

Menu favoritnya adalah ikan pari bakar dengan sambal merah super pedas, disajikan bersama nasi hangat dan lalapan. Walaupun tempatnya sederhana, antrean panjang sudah jadi pemandangan biasa setiap malam.

📍 Lokasi: Jl. Jagir Wonokromo Wetan, Surabaya

7. Nasi Cumi Waspada

Kalau kamu suka olahan seafood, jangan lewatkan Nasi Cumi Waspada. Warung sederhana ini sudah eksis sejak 1950-an. Menu andalannya adalah nasi cumi item dengan tambahan lauk seperti empal, telur, atau rempeyek udang.

Rasanya gurih dengan aroma khas tinta cumi yang unik. Kombinasi nasi hangat, cumi, dan sambalnya dijamin bikin ketagihan.

📍 Lokasi: Jl. Waspada, Surabaya (dekat Pasar Atom)

8. Pecel Semanggi Taman Bungkul

Pecel semanggi adalah kuliner khas Surabaya yang makin langka. Salah satu spot untuk mencicipinya ada di sekitar Taman Bungkul, tempat ibu-ibu menjajakan dagangannya dengan pikulan.

Bedanya dengan pecel biasa, semanggi menggunakan daun semanggi rebus dengan bumbu kacang plus ketela yang lebih kental. Disajikan dengan kerupuk puli (kerupuk beras), rasanya manis gurih dan khas.

📍 Lokasi: Taman Bungkul, Darmo, Surabaya
🔗 Sejarah Semanggi Surabaya

9. Depot Bu Rudy

Kalau berbicara oleh-oleh khas Surabaya, nama Bu Rudy pasti muncul. Depot Bu Rudy terkenal dengan sambal udangnya yang pedas menggigit. Selain itu, depot ini juga menyajikan nasi campur, nasi rawon, nasi ayam goreng, dan banyak pilihan lauk rumahan lainnya.

Banyak wisatawan mampir untuk makan di tempat sekaligus membeli sambal dalam kemasan sebagai buah tangan.

📍 Lokasi: Jl. Dharmahusada dan beberapa cabang lain di Surabaya

10. Es Krim Zangrandi

Ingin yang manis-manis? Coba Es Krim Zangrandi. Berdiri sejak 1930, kedai es krim ini masih mempertahankan nuansa klasik dengan bangunan bergaya kolonial.

Rasa es krimnya pun otentik karena dibuat dengan resep lama tanpa bahan pengawet. Menu favoritnya antara lain Tutti Frutti, Banana Split, dan Noodle Ice Cream yang unik. Tempat ini cocok jadi spot nostalgia sekaligus pelepas dahaga di tengah panasnya Surabaya.

📍 Lokasi: Jl. Yos Sudarso No.15, Surabaya
🔗 Es Krim Zangrandi

11. Rujak Cingur Delta

Tak bisa disebut pecinta kuliner Surabaya kalau belum coba rujak cingur. Salah satu yang terkenal adalah Rujak Cingur Delta.

Isinya ada sayuran rebus, tahu, tempe, cingur (irisan hidung sapi), lontong, lalu disiram bumbu kacang yang dicampur dengan petis udang. Rasanya kompleks: manis, gurih, pedas, dan sedikit amis dari cingurnya.

📍 Lokasi: Jl. Pemuda, Surabaya

12. Warung Kepiting Cak Gundul 1992

Bagi pencinta seafood, Kepiting Cak Gundul 1992 adalah tempat makan wajib. Hidangan kepiting jumbo dengan berbagai pilihan saus – mulai dari saus tiram, asam manis, hingga kare – selalu jadi favorit pengunjung.

Warung ini sudah berdiri sejak awal 1990-an dan sekarang punya beberapa cabang. Menu kepitingnya segar, porsinya besar, cocok disantap ramai-ramai bersama keluarga.

📍 Lokasi: Jl. Kupang Indah, Surabaya
🔗 Kepiting Cak Gundul

Tips Wisata Kuliner di Surabaya

  1. Datang lebih awal – Tempat makan legendaris sering ramai, bahkan antre panjang.
  2. Siapkan uang tunai – Beberapa warung masih belum menerima pembayaran non-tunai.
  3. Coba menu khas – Jangan ragu untuk mencicipi hidangan yang jarang kamu temui di kota lain.
  4. Jangan hanya ikut tren – Banyak kuliner baru, tapi yang legendaris biasanya punya rasa konsisten.
  5. Bawa minum sendiri – Karena sebagian makanan cukup pedas, botol air mineral bisa jadi penyelamat.

 

Surabaya bukan hanya kota metropolitan yang modern, tapi juga rumah bagi aneka kuliner legendaris yang penuh cerita. Dari Rawon Setan yang bikin begadang, Sate Klopo Ondomohen dengan aroma kelapanya, hingga Es Krim Zangrandi yang manis dan klasik, semua menawarkan pengalaman rasa yang unik.

Kalau kamu datang ke Surabaya, pastikan jangan hanya sibuk berbelanja atau wisata kota. Sempatkan juga berburu kuliner legendaris ini, karena setiap gigitan akan membawa kamu ke dalam sejarah panjang kota pahlawan.