Kuliner Malang Tempo Dulu: Warung & Restoran Legendaris yang Wajib Dicoba

Malang, Kota Kuliner yang Penuh Nostalgia

Kota Malang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner favorit di Jawa Timur. Tidak hanya terkenal dengan Bakso Malang atau kafe kekinian yang ramai dikunjungi anak muda, Malang juga menyimpan banyak kuliner tempo dulu yang melegenda dan tetap bertahan hingga sekarang.

Warung dan restoran ini bukan sekadar tempat makan, melainkan juga saksi sejarah dan budaya kota Malang. Bagi pencinta kuliner, mengunjungi tempat makan legendaris ini sama saja dengan berjalan menembus waktu—menikmati rasa yang sama sejak puluhan tahun lalu.

1. Toko Oen Malang

Siapa yang tidak kenal Toko Oen? Restoran legendaris yang berdiri sejak tahun 1930 ini menjadi ikon kuliner heritage di Malang. Dengan nuansa arsitektur kolonial, Toko Oen menawarkan pengalaman makan yang klasik dan penuh nostalgia.

Menu andalan:

  • Es Krim Oen buatan sendiri dengan cita rasa jadul.

  • Steak, nasi goreng, dan roti bakar khas Belanda.

  • Aneka kue kering dan camilan otentik.

Suasananya yang vintage membuat Toko Oen cocok untuk bernostalgia bersama keluarga.

Info: Tripadvisor – Toko Oen Malang

2. Warung Soto Ayam Lombok

Meski namanya “Soto Lombok”, warung ini justru lahir dan berkembang di Malang sejak tahun 1955. Warung ini terkenal dengan soto ayam kampung berkuah bening yang gurih dan segar.

Menu andalan:

  • Soto ayam kampung dengan taburan koya.

  • Sate ayam dan rempelo ati sebagai lauk tambahan.

  • Es teh manis legendaris khas warung jadul.

Soto Ayam Lombok menjadi salah satu kuliner wajib bagi wisatawan yang ingin mencicipi cita rasa khas Malang tempo dulu.

3. Depot Hok Lay

Berdiri sejak tahun 1946, Depot Hok Lay adalah salah satu restoran Tionghoa legendaris di Malang. Meski tempatnya sederhana, cita rasa makanannya sudah melegenda lintas generasi.

Menu andalan:

  • Cwie Mie Malang dengan topping ayam cincang.

  • Lumpia Semarang goreng renyah.

  • Fosco (susu cokelat botolan jadul) yang menjadi favorit.

Keunikan Hok Lay adalah suasana klasiknya yang masih dipertahankan, membuat siapa pun serasa kembali ke masa lalu.

Info: Tripadvisor – Hok Lay Malang

4. Warung Rawon Nguling

Rawon Nguling sudah ada sejak tahun 1942 dan menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Timur. Kuah rawonnya yang hitam pekat berasal dari kluwek, dengan potongan daging yang empuk dan gurih.

Menu andalan:

  • Rawon daging sapi khas Malang.

  • Empal goreng sebagai pendamping.

  • Sambal dan tauge segar untuk pelengkap.

Warung Rawon Nguling tidak hanya populer di Malang, tapi juga menjadi destinasi wajib para wisatawan dari luar kota.

5. Warung Rujak Cingur Bude Rono

Jika bicara kuliner Jawa Timur, tentu tidak lepas dari rujak cingur. Warung Bude Rono adalah salah satu tempat rujak legendaris di Malang yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Menu andalan:

  • Rujak cingur dengan bumbu petis khas.

  • Lontong campur sayur dan tahu.

  • Es degan segar sebagai pelepas dahaga.

Rujak cingur di warung ini terkenal dengan rasa petis yang kental dan porsinya yang melimpah.

6. Depot Gang Djangkrik

Depot yang sudah berdiri sejak 1960-an ini dikenal dengan menu Chinese food otentik. Lokasinya di gang kecil tidak membuat pengunjung surut, justru semakin penasaran.

Menu andalan:

  • Cap Cay kuah khas Malang.

  • Ayam goreng mentega.

  • Bistik lidah sapi.

Depot Gang Djangkrik menjadi salah satu contoh kuliner keluarga Tionghoa yang berhasil mempertahankan resep turun-temurun.

Mengapa Kuliner Malang Tempo Dulu Masih Bertahan?

Ada beberapa alasan mengapa warung dan restoran legendaris ini tetap bertahan hingga sekarang:

  1. Resep otentik turun-temurun yang tidak berubah sejak awal berdiri.

  2. Kualitas bahan baku yang dijaga dengan baik.

  3. Pengalaman nostalgia yang tidak bisa digantikan tempat makan modern.

  4. Ikatan emosional dengan pelanggan yang sudah menjadi langganan sejak kecil.

Tips Menikmati Kuliner Malang Tempo Dulu

  • Datang lebih awal, karena beberapa tempat cepat penuh.

  • Jangan ragu mencoba menu jadul yang jarang ditemukan di tempat lain.

  • Nikmati suasana klasik, bukan hanya makanannya.

  • Ajak keluarga atau teman agar lebih seru bernostalgia bersama.

Kuliner Malang tidak hanya tentang makanan enak, tapi juga tentang sejarah dan cerita di balik setiap warung dan restoran legendarisnya. Dari Toko Oen yang klasik, Depot Hok Lay dengan cwie mie legendaris, hingga Rawon Nguling yang melegenda, semuanya menawarkan pengalaman kuliner tempo dulu yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Malang.

Dengan mengunjungi tempat makan ini, kita tidak hanya menikmati cita rasa otentik, tetapi juga ikut melestarikan warisan kuliner dan budaya Malang.

Jadi, jika Anda berwisata ke Malang, jangan lupa masukkan kuliner tempo dulu legendaris ini dalam daftar destinasi kuliner Anda.